Hari ini, tanggal 20 April 2024,\r\nSMK Negeri 3 Maumere menerima kunjungan dari Departemen Agama Kabupaten Sikka\r\nuntuk melakukan monitoring terhadap peserta didik yang beragama Kristen saat\r\nmengikuti ujian mata pelajaran agama. Kedatangan tersebut menjadi sorotan\r\nkarena menunjukkan komitmen dalam menjaga keberagaman agama di lingkungan\r\npendidikan.
Kunjungan ini\r\ndipimpin oleh Ibu Ferletha N.D. Anin, S.Pd., perwakilan dari penyelenggara\r\nKristen Kabupaten Sikka. Ibu Ferletha tiba tepat pukul 10:30 dan langsung\r\nberkoordinasi dengan kepala sekolah SMK Negeri 3 Maumere sebelum memulai proses\r\nmonitoring.
Menurut Kepala SMK\r\nNegeri 3 Maumere, tujuan monitoring pelaksanaan Ujian Sekolah ini adalah untuk\r\nmemantau jalannya pelaksanaan Ujian Sekolah pada mata pelajaran Agama Kristen.\r\nHal ini dilakukan karena guru mata pelajaran agama berada dalam Pembinaan\r\nDepartemen Agama. Monitoring dilakukan dengan instrumen yang ada sehingga\r\npelaksanaan US sesuai dengan SOP. Hasil monitoring ini dapat dijadikan bahan\r\nevaluasi untuk pelaksanaan US pada tahun yang akan datang oleh Departemen\r\nAgama.
Dalam kegiatan\r\nmonitoring tersebut, Ibu Ferletha didampingi oleh guru agama Kristen, Ibu Jeni\r\nPaulina Tasoin, S.Pd.K. Mereka mulai mengunjungi kelas-kelas yang sedang\r\nmengikuti ujian agama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa peserta\r\ndidik yang beragama Kristen mendapat perlakuan yang adil dan sesuai dengan\r\nstandar ujian yang telah ditetapkan.
Tindakan ini menjadi\r\nbagian dari upaya Departemen Agama untuk memastikan bahwa hak-hak peserta didik\r\nberagama Kristen terjaga dengan baik, termasuk hak untuk mendapatkan pendidikan\r\nagama sesuai keyakinannya. Dengan adanya monitoring ini, diharapkan akan\r\ntercipta lingkungan ujian yang kondusif dan berkeadilan bagi semua peserta\r\ndidik, tanpa memandang perbedaan agama.
\r\n\r\n
SMK Bisa,SMK Hebat,STIGMA Jaya,STIGMA Luar Biasa